07 December 2010
1 Muharram
Kesibukan rupanya melarikan waktu dan masa yang berlalu. Sungguh cepat tanpa kusedari. Seakan aku cuba melarikan diri dari segalanya.......
Kenapa..?
26 June 2010
12 April 2010
Tuhan Pernah Berbisik....

Semasa aku melayari gerbang maya ini, tiba-tiba terpaku kepada sebuah blog dari blogger yang tidak ku kenali (Iezna). Tetapi, bicaranya amat menyentuh hati. Hampir semua postingnya amat menarik. Ku paparkan di sini salah satu darinya yang bertajuk..... TUHAN PERNAH BERBISIK.
Ketika aku kirimkan padamu seorang teman, Aku tidak memberikan sesorang yang sempurna karena engkau pun tak sempurna. Aku mempertemukanmu dengan teman-teman yang sama dengan mu, sehingga kalian dapat saling mengisi, berbagi dan bertumbuh bersama.
Jika kamu memancing ikan, ketika ikan itu terikat di mata kail, hendaklah angkat dan jagalah ia dengan baik. Janganlah sesekali kamu lepaskan ia begitu saja.. Karena ia akan sakit oleh karena ketajaman mata kailmu . Begitulah juga dalam kehidupan. Janganlah kamu banyak memberi banyak pengharapan kepada seseorang, bila memang rasa itu tak pernah ada.
Ketika kamu menyukai seseorang dan ia mulai menyayangimu, hendaklah kamu bisa menjaga hatinya. Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja. Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat..
Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi yang pasti baik, putih dan sehat untuk dirimu, mengapa kamu harus berlengah dan mencoba mencari makanan yang lain ? Begitu juga ketika kamu bertemu dengan seorang yang membawa kebaikan kepada dirimu, menyayangimu, mengasihimu dengan tulus dan sepenuh hati, mengapa kamu harus berlengah dan mencoba membandingkannya dengan yang lain?
Ingatlah, jangan pernah mengejar kesempurnaan, karena kelak, kamu akan kehilangan yang terbaik yang sudah kau raih dan kamu akan menyesal.
Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh, tapi cukupkan sebatas apa yang kamu perlukan. Karena bila sekali ia retak, akan sukar bagimu untuk menjadikannya kembali seperti semula. Akhirnya kamu akan kecewa dan ia akan dibuang.
Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya. Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa. Anggaplah ia manusia biasa. Sehingga apabila sekali ia melakukan kesilapan maka akan lebih mudah bagi kamu untuk menerima ketidak sempurnaannya dan memaafkannya. Berbagilah kasih, berusahalah saling menerima dan peliharalah sifat mudah memaafkan, dengan demikian persahabatan menjadi lebih indah.
Ya Tuhan, terima kasih bisikan indah- Mu. Aku mohon ya Tuhan, ketika aku menyukai seorang teman, tolong ingatkanlah aku bahwa di dunia ini tak akan pernah ada sesuatu yang abadi. Pada masanya, segala sesuatu itu pasti akan berakhir. Sehingga ketika seseorang meninggalkanku, aku akan tetap kuat dan tegar karena aku bersama Yang Tak Pernah Berakhir, yaitu cinta-Mu ya Tuhan…
Orang bijak berucap, Mencintai seseorang adalah keharusan Dicintai seseorang adalah kebahagiaan Tapi dicintai oleh Sang Pencinta adalah segalanya.
08 April 2010
Ketentuan
02 March 2010
Murid-muridku.....
Kerana kesuntukan masa setelah bertugas seharian di sekolah, aku terlupa tentang bahan untuk kelas malam. Jadi, aku hanya mengambil soalan-soalan yang telah aku guna untuk murid tahun 6 tahun lepas.
Apa yang nak ku kongsikan di sini ialah, soalan itu 100% dalam bahasa melayu. Tiada dwi-bahasa dan tiada sikitpun bahasa inggeris. Aku rasa, ok kut pasal kita sedang kembali ke bahasa melayu dari PPSMI. Namun sangkaanku ternya silap.
Aku terkejut bila beberapa murid bertanya tentang soalan yang ku kemukakan.
Kemudian, Siti Amanina (murid pintar juga), minta tolong 'translate' soalan nombor 8 ke dalam bahasa Inggeris. Apa dah jadi sebenarnya, murid melayu tidak faham soalan matematik dalam bahasa Melayu?
Murid sebenarnya sudah terbiasa dengan istilah-istilah calculate, round-off, quotient, place value, triangle dan lain-lain. Tapi, kita kembali mengundur sebenarnya. Berundur.......
Apa akan jadi dan apa dah jadi? Bagaimana mereka akan menghadapinya 2,3 tahun akan datang bilamana kita kembali ke Bahasa Melayu. Bagaimana pula dengan pelajar sekolah menengah. Mereka lebih banyak didedahkan dengan pelbagai terms dan istilah dalam maths dan science.
Kadang-kadang kita terlalu mengikut perasaan.... Itulah kita sebenarnya...
19 February 2010
Maulidur Rasul 1431H

Malam tadi bertempat di Masjid Padang Cenuk, Salor, berlangsunglah suatu majlis MaulidurRasul yang dianjurkan oleh Majlis Ugama Islam Kelantan. Ramainya insan, sehingga hampir tiada ruang kosong di dalam masjid. Alhamdulillah.
Walaupun kisah yang dipaparkan hampir semua telah kita tahu, dari kisah nabi hingga kepada perjuangan baginda menegakkan syiar Islam, namun pasti kita akan mendapat ilmu dari majlis yang sedemikian rupa walaupun sedikit cuma.
Dan apa yang sedikit itu rupanya amat mahal ganjarannya.
Saya ke tempat kerja selama ini yang jaraknya 25km dari rumah dengan memandu kereta. Sepanjang perjalanan itu, saya hanya melayan perasaan dengan mendengar celoteh DJ radio yang entah apa-apa.
Kadang2 tak sedar masa berlalu begitu cepat. 25km sama dengan 50 minit perjalanan yang melalui 8 traffik-light dan kesesakan lalulintas. Dan inilah yang al-Fadhil Ustaz Abdullah (Mudir Maahad .........) cakap malam tadi, tukarkan ngelamun itu dengan zikirullah. Entah berapa ribu kita dapat sepanjang perjalanan itu. Ha....kan berbaloi tu.
Bayangkan 50 minit berzikir kehadrat Allah swt. Rasanya tak pernah kita bersemayam di atas sejadah dan berzikir selama itu.
Allahu Akbar. Rupanya kita lalai selama ini.


Sebenarnya ada yang tertinggal dalam lipatan sejarah meski baru beberapa bulan ianya berlalu. Disember yang lalu, kami mengadakan hari keluarga di Melawi, Bachok. Gambar-gambar ini akan menceritakan segalanya........